Personal Finance

Bisnis Resepsi Saat Resesi: Bagaimana Nasibnya?

 

Wedding organizer (jasa penyelenggara pesta pernikahan) sangat terpukul karena pandemi virus corona. Kenapa?

Di Jakarta, pada masa awal pandemi, resepsi pernikahan sempat tidak boleh digelar. Acara pernikahan hanya terdiri dari akad. Jumlah tamu dibatasi. Tak ada pesta besar. Oleh karena itu, bisnis resepsi dari WO sangat terdampak.

Acara pernikahan dikhawatirkan jadi sumber kerumunan orang. Kerumunan orang dikhawatirkan memudahkan penyebaran virus corona. Apalagi saat tidak menjaga jarak atau tidak menggunakan masker dengan benar.

Asosiasi Pengusaha Pernikahan dan Gaun Indonesia bilang omzet bisnis WO turun 90% karena pandemi. Banyak pernikahan yang hanya digelar di Kantor Urusan Agama dan kantor catatan sipil.

Di luar Jakarta, kendati lebih longgar, tidak sedikit calon pengantin yang memilih menyelenggarakan acara dengan skala lebih kecil. Supaya bisnisnya tetap bertahan, sejumlah WO banting harga.

Apakah pernikahan adalah aktivitas ekonomi? Ya. Suatu acara pernikahan biasanya akan memunculkan permintaan atas barang dan jasa terkait: jasa WO, cinderamata, makanan siap saji, jasa fotografi/videografi, pakaian, hotel/gedung dan sebagainya.

Saat permintaan turun, penghasilan penyedia jasa atau barang akan ikut menurun. Saat penghasilan turun, konsumsi penyedia jasa atau barang yang juga merupakan rumah tangga akan ikut turun. Secara nasional, konsumsi rumah tangga minus 4% di kuartal 3/2020.

Bagaimana kebijakan pemerintah daerah saat ini? Kabar terbaru per awal November 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan resepsi digelar di gedung atau hotel. Gedung atau hotel itu perlu mengajukan permohonan ke pemerintah DKI.

Apakah kebijakan resepsi sama seperti sebelum pandemi? Beda. Kapasitas maksimal hanya 25%. Penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga wajib. Barangkali kebijakan itu akan menjadi sedikit angin segar bagi bisnis WO.

Berencana menikah saat pandemi? Apakah kita masih perlu utang untuk membiayai pesta? Pertimbangkan setelah baca artikel ini. 
 

Others You Might Like

Leave a Comment

You need to login before leave a comment.

Login