Mengenal Perbedaan Pay Later dan Kartu Kredit

[Waktu baca: 4 menit]

Salah satu metode pembayaran yang kini marak ditawarkan adalah paylater atau "bayar nanti". Paylater kian berkembang seiring perkembangan teknologi digital.

Pay later adalah fasilitas pinjaman yang ditawarkan oleh penyedia yang memungkinkan pengguna membayar di waktu lain atas barang atau jasa yang dibeli. Dengan kata lain, konsumen tidak harus mengeluarkan uang pada saat itu juga ketika hendak membeli barang atau jasa. 

Fasilitas pay later banyak ditawarkan oleh marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka dan sebagainya kepada konsumen yang hendak berbelanja melalui platform tersebut. 

Pay later adalah salah satu "penantang" serius bagi kartu kredit yang sudah lebih dulu digunakan oleh konsumen. Perlu dicatat, keduanya memiliki banyak perbedaan dan sejumlah persamaan. Berikut ini sejumlah perbedaan antara pay later dan kartu kredit:

1. Penyedia

Pay later dan kartu kredit disediakan oleh penyedia yang berbeda. Jasa kartu kredit disediakan oleh bank, sedangkan pay later pada umumnya disediakan oleh institusi non-bank yang bekerjasama dengan perusahaan teknologi finansial seperti peer to peer lending.

Contohnya, kartu kredit dikeluarkan oleh BCA, BNI, Bank Mandiri dan sebagainya. Sementara itu, pay later ditawarkan oleh Traveloka dimana Traveloka bekerjasama dengan PT PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas).

Selain Traveloka, perusahaan teknologi lain yang menawarkan pay later antara lain Bukalapak (bekerjasama dengan Julo), Gojek (bekerjasama dengan PT Mapan Global Reksa alias Findaya), Shopee (bekerjasama dengan PT Lentera Dana Nusantara) dan sebagainya.

2. Tenor

Pada umumnya, tenor atau jangka waktu kartu kredit lebih panjang dan pay later lebih pendek. Tenor kartu kredit biasanya selama 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan hingga 36 bulan. Perlu diingat, setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait tenor ini.

Sementara itu, tenor pay later lebih pendek yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 10 bulan atau 12 bulan. Penetapan tenor di setiap pay later bervariasi, namun biasanya berkisar dalam rentang 1 bulan hingga 12 bulan.

3. Persyaratan

Persyaratan membuat pay later dan kartu kredit berbeda dalam sejumlah hal. Sejumlah bank mensyaratkan penghasilan minimum dalam setahun bagi seseorang yang hendak mengajukan kartu kredit.

Di samping itu, selain dokumen administratif seperti KTP, sejumlah bank mensyaratkan bukti penghasilan berupa slip gaji, Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) atau bukti lainnya dalam pengajuan aplikasi kartu kredit.

Sementara itu, persyaratan pay later yang disediakan oleh sejumlah penyedia tidak seketat perbankan. Salah satu pay later mensyaratkan pendaftaran pay later berusia minimal 21 tahun dan memiliki KTP.

Dalam hal pengurusan berbagai persyaratan tersebut, kartu kredit biasanya mensyaratkan berbagai dokumen fisik sedangkan pay later dokumen online.

4. Suku Bunga

Pada umumnya, bunga kartu kredit lebih ringan daripada pay later. Bunga kartu kredit, sesuai ketentuan terbaru Bank Indonesia pada masa pandemi, maksimal sebesar 2% per bulan.

Sementara itu, bunga pay later bisa mencapai di atas 2% per bulan. Salah satu pay later mematok bunga sebesar 2,14% hingga 4.78% per bulan. Baik bunga pay later atau kartu kredit biasanya adalah bunga flat atau tidak berubah setiap bulannya.

5. Batas Pinjaman

Limit atau batas pinjaman pay later biasanya lebih kecil daripada kartu kredit. Batas pinjaman kartu kredit bisa disesuaikan dengan penghasilan bulanan dari pemilik kartu kredit.

6. Ruang Lingkup

Ruang lingkup penggunaan kartu kredit biasanya lebih luas daripada pay later. Kartu kredit dapat digunakan untuk bertransaksi di berbagai platform, sedangkan pay later hanya di platform tertentu.

Misalnya, kartu kredit dapat digunakan untuk bertransaksi di sebuah marketplace dan di saat yang bersamaan juga dapat digunakan untuk membayar biaya berlangganan layanan streaming film.

Di sisi lain, pay later hanya dapat digunakan di lingkup tertentu. Shopee PayLater, misalnya, yang sejauh ini hanya dapat digunakan di marketplace Shopee dan belum dapat digunakan untuk bertransaksi di tempat lain.

Leave a Comment

You need to sign in before leave a comment. Fields marked with an * are required.

Sign in

Subscribe To Big Alpha

Subscribe now and get exclusive news, advisory and more.