Masih Rugi, Matahari (LPPF) Tutup 13 Gerai di 2021

Yodie Hardiyan

[Waktu baca: 3 menit]

Sejak 2020 hingga 2021 bukan masa-masa yang mudah bagi perusahaan ritel seperti Matahari Department Store (LPPF). Perusahaan membukukan kerugian dan menutup 13 gerai di 2021.

Fakta itu diungkapkan oleh manajemen Matahari dalam Q1/2021 Earnings Call yang dirilis di laman Bursa Efek Indonesia. Dalam laporan itu, manajemen mengungkapkan kondisi terkini LPPF.

Pada saat ini, Matahari memiliki 147 gerai di seluruh Indonesia. Dari 147 itu, 23 di antaranya masuk ke dalam daftar pantau. 13 di antaranya akan ditutup di 2021 dan 10 masuk ke dalam daftar gerai yang dipantau secara ketat.

Penutupan gerai itu kemungkinan besar karena perusahaan menghadapi penurunan penjualan yang relatif besar akibat pandemi. Pada kuartal I/2021, penjualan Matahari turun 24% pada kuartal I/2021 dibandingkan dengan penjualan kuartal I/2020. Dibandingkan dengan 2019, penurunan penjualan itu lebih dalam lagi yaitu sebesar 37%,4%.

Pada tiga bulan pertama 2021, Matahari mengantongi kerugian Rp95 miliar atau lebih besar 1,5% dibandingkan dengan Rp94 miliar pada periode yang sama 2020. Pada kuartal I/2019 atau sebelum pandemi, Matahari mengantongi laba bersih Rp143 miliar.

Manajemen Matahari mengungkapkan traffic pengunjung gerai-gerai Matahari masih berada di level pra-pandemi. Untuk mencegah kerumunan, barang-barang terkait Ramadan dan Lebaran dan kampanye promosi telah dimulai sejak dini. 

Bagaimana prospek industri ritel 2021? Apakah masih sama buruknya seperti 2020 ketika pandemi corona menyergap Indonesia sejak kuartal I? Simak ulasannya lebih dalam di artikel ini: Dari Ramayana Sampai ACE Hardware: Nasib Perusahaan Ritel 2021

Investasi