Harga Cabai Rawit yang Kian Pedas 2021

Date:

[Waktu baca: 3 menit]

Kamu suka makanan pedas seperti sambal bawang? Bersiap-siaplah untuk merogoh kocek yang lebih dalam untuk membeli cabai rawit karena harganya yang naik tajam pada awal 2021 ini.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) terbaru pada 10 Maret 2021, harga cabai rawit merah mencapai Rp94.550 per kilogram dan harga cabai rawit hijau Rp61.450 per kilogram.

Dengan harga sebesar itu, harga cabai rawit merah berarti naik sekitar 60% dibandingkan dengan harga pada Desember 2020. Sementara itu, harga cabai rawit hijau naik sekitar 11% dibandingkan dengan harga pada akhir 2020.

Di sejumlah daerah, harga cabai rawit merah tersebut bahkan menembus lebih dari Rp100.000 per kilogram. Di Jakarta, harga cabai rawit merah mencapai Rp130.000 per kilogram--- tertinggi di seluruh Indonesia.

Harga komoditas yang sama di provinsi lain seperti Jawa Tengah, Bali, Maluku, Kalimantan Selatan, Papua, Nusa Tenggara Barat dan sebagainya juga menembus Rp100.000 atau di atas harga rata-rata nasional.

Mengapa harga cabai bisa naik begitu tinggi? Penjelasan Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Abdullah Mansuri kepada Kompas.com menarik untuk disimak. Menurutnya, harga naik ini disebabkan faktor produksi.

Beberapa bulan lalu, menurutnya, harga cabai anjlok saat panen raya karena pasokan yang melimpah. Setelah itu, petani enggan kembali menanam komoditas pangan ini. Dengan demikian, dari sisi penawaran, ada kekurangan pasokan cabai.

Dengan kata lain, pasokan yang ada (supply side) tidak mampu memenuhi permintaan (demand side) dari masyarakat. Dengan demikian, harga cabai kemudian naik karena ada ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Harga cabai yang tinggi ini dikhawatirkan oleh berbagai pihak akan berlanjut pada bulan Ramadhan yang akan jatuh pada April 2021 dan Lebaran pada Mei 2021. Pada periode tersebut, permintaan cabai biasanya meningkat.

Peningkatan harga cabai ini berpengaruh terhadap inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi mencapai 0,10% pada Februari 2021 dan inflasi tahunan 1,38%.

Peningkatan harga cabai rawit, selain juga peningkatan harga ikan segar serta tarif angkutan udara, berpengaruh terhadap tingkatan inflasi tersebut. BPS juga menyatakan harga cabai rawit berpengaruh terhadap inflasi di bulan Januari 2021 dan Desember 2020.

Persoalan komoditas pangan ini memang cukup pelik. Sebelumnya, harga telur anjlok begitu dalam sehingga sampai ada peternak yang membuang telurnya. Kami pernah mengulas persoalan itu dalam artikel: Duduk Perkara Penurunan Harga Telur yang Mencekik Peternak.