Daftar Dompet Digital di Indonesia 2021, Siapa Terlaris?

Dika Aksara

[Waktu baca: 5 menit]

Penggunaan dompet digital (e-wallet) di Indonesia terus meningkat. Apalagi selama pandemi Covid-19 melanda, orang-orang semakin terdorong melakukan transaksi tanpa uang tunai. Asal ada smartphone, buka aplikasi dompet digital yang sudah terisi uang, lalu bayar deh sesuai kebutuhan. Beres! 

Dengan dompet digital, masyarakat memang bisa menyelesaikan transaksi secara online bahkan tanpa harus bertatap muka dengan penjual. Pembayaran untuk berbagai keperluan, mulai dari belanja online sampai membayar listrik bulanan dapat memanfaatkan akun dompet digital yang di dalamnya tersimpan sejumlah saldo uang. Tanpa kartu, tanpa fisik uang tunai, hanya perlu aplikasi di smartphone

Bank Indonesia (BI) bahkan mencatat ada kenaikan sampai 20 persen dalam transaksi non-tunai hingga November 2020. Lonjakan ini disebabkan mobilitas masyarakat yang terbatas selama pandemi. Bank Indonesia memprakirakan tren digitalisasi akan terus berlanjut didukung dengan integrasi ekosistem fintech

Lantas, apa saja sih dompet digital yang ada di Indonesia? Big Alpha merangkumnya untuk kamu!

1. GoPay

Dikutip situs Gojek, GoPay adalah uang elektronik yang bisa dipakai untuk transaksi pembayaran dan keuangan melalui aplikasi Gojek. Uang elektronik yang tersimpan dalam GoPay bisa dipakai untuk transaksi pada:

  • Layanan di aplikasi Gojek
  • Toko atau restoran mitra usaha GoPay
  • PayLater untuk pelanggan tertentu
  • Transaksi keuangan lain seperti transfer saldo GoPay ke sesama pengguna dan ke bank buat pengguna yang sudah melakukan upgrade ke GoPay plus. 

Berdasarkan survei yang dilakukan lembaga riset telematika Sharing Vision pada akhir 2020 lalu, GoPay ternyata menempati peringkat pertama layanan dompet digital yang paling banyak dipakai di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, GoPay dipilih 81 persen responsen yang mengikuti survei. 

Menariknya nih, fitur layanan GoPay kabarnya segera bisa ditemukan di aplikasi marketplace Tokopedia. Seperti yang kita tahu, Gojek dan Tokopedia melakukan merger dan membentuk satu grup perusahaan raksasa. Dengan adanya kolaborasi ini, maka pembayaran yang biasa dilakukan dengan GoPay seperti pembayaran di merchant, pelunasan tagihan listrik, BPJS, sampai pulsa, bisa dilakukan di aplikasi Tokopedia. 

2. OVO

Dompet digital lain yang punya pengguna terbanyak di Indonesia adalah OVO. OVO adalah aplikasi yang memberi kesempatan bagi penggunanya bertransaksi dengan uang elektronik, sekaligus memberikan reward transaksi berupa OVO points. 

Transaksi dengan OVO bisa memanfaatkan dua sumber dana: OVO cash yang berisi uang elektronik dan OVO points yang sebagai loyalty rewards dari setiap transaksi pengguna OVO. Nilai OVO points memiliki ketentuan untuk setiap 1 OVO point = Rp 1.

Dalam survei yang sama, oleh Sharing Vision, OVO menempati peringkat kedua sebagai dompet digital yang paling banyak dipakai di Indonesia. Sebanyak 71 persen responden memilih OVO. 

Pengguna OVO yang terbilang banyak tidak lepas dari kolaborasi OVO dengan Grab. Seperti kita tahu, Grab menggandeng OVO sebagai mitra pembayarannya. Grab juga tercatat memiliki 39,2 persen saham di induk OVO.  Namun ada yang menarik untuk diperhatikan menyusul merger yang dilakukan Gojek dan Tokopedia. Loh, apa hubungannya dengan OVO? 

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Tokopedia dan afiliasinya masih memiliki saham di OVO. Dengan bergabungnya Gojek dan Tokopedia, maka tak heran jika Tokopedia akan memprioritaskan GoPay sebagai alat pembayaran ketimbang OVO.

Lantas bagaimana nasib OVO di Tokopedia? Padahal selama ini transaksi di Tokopedia bisa dilakukan dengan OVO. Pihak OVO sendiri sudah mengeluarkan statement bahwa kemitraan antara OVO dan Tokopedia tetap berlanjut alias tidak ada perubahan. Simak ulasan kami mengenai kompetisi dompet digital di Indonesia dalam artikel berikut: Relasi dan Kompetisi Dompet Digital di Indonesia.

3. ShopeePay

Dari survei yang sama, ShopeePay menempati urutan ketiga sebagai dompet digital paling banyak dipakai di Indonesia. 

ShopeePay adalah fitur layanan uang elektronik atau dompet digital yang dapat digunakan untuk pembayaran transaksi secara online melalui aplikasi Shopee. ShopeePay juga bisa digunakan untuk transaksi offline di sejumlah merchant yang bekerja sama dengan Shopee. Hanya saja, kembalian dana pada transaksi offline diberikan melalui poin di aplikasi Shopee. 

Sejak diluncurkan pertama kali pada Agustus 2020 di Indonesia, ShopeePay menggandeng jutaan pedagang online dan offline agar transaksi bisa dilakukan secara digital. Hingga pertengahan 2021, pembayaran offline dengan ShopeePay bisa dilakukan di lebih dari 500 kota/kabupaten di Indonesia. 

Transaksi dengan ShopeePay memang meningkat tajam. Akhir 2020 lalu, pihak Shopee merekam bahwa 45 persen transaksi di Shopee Indonesia memanfaatkan fitur ShopeePay. 

Awal tahun 2021, Shopee juga meluncurkan fitur ShopeeFood sebagai layanan pesan antar produk makanan online. Dengan pembayaran menggunakan ShopeePay, maka fitur ShopeeFood ini pun memecah dominasi pasar platform pesan antar makanan online yang sebelumnya dikuasai GoFood dan Grabfood. 

4. DANA 

Di peringkat keempat, ada DANA. DANA adalah dompet digital yang memungkinkan penggunanya melakukan transaksi tanpa uang tunai atau kartu.  Saldo uang elektronik di DANA juga bisa dipakai untuk membayar tagihan, transaksi barcode scan, hingga pembelian produk di e-commerce. 

Belakangan pun muncul kabar menarik soal DANA. Bergabungnya dua startup raksasa, Gojek dan Tokopedia, diprediksi akan semakin menguatkan posisi GoPay sebagai dompet digital terbesar di Tanah Air. 

Demi mengimbangi dominasi GoPay, OVO dan Dana disebut-sebut juga akan melakukan merger. Kabar ini semakin kuat setelah Grab yang memiliki saham di OVO disebut telah membeli sebagian saham grup Emtek yang menaungi DANA.  Namun rumor ini belum dapat dipastikan setidaknya hingga akhir Mei 2021.

5. LinkAja

Selanjutnya, ada LinkAja. Dompet digital ini menempati urutan kelima paling banyak dipakai di Indonesia, dengan 16 persen responden yang memilihnya.  LinkAja adalah aplikasi dompet digital yang memungkinkan berbagai transaksi secara online. LinkAja merupakan hasil kolaborasi sejumlah perusahaan pelat merah alias BUMN.

Awalnya, platform ini bernama Telkomsel Cash atau TCASH yang dikelola oleh anak usaha Telkom yaitu Telkomsel. Dalam perkembangannya, sejumlah BUMN memutuskan untuk membuat LinkAja sebagai dompet digital yang dikelola oleh BUMN. 
 

Tags:

Bisnis