Investasi

Saham Top Gainers dan Top Losers, Apa Maksudnya?

[Waktu baca: 4 menit]

Pada saat akhir perdagangan Bursa Efek Indonesia setiap harinya, media massa atau perusahaan sekuritas mengumumkan saham top gainers dan top losers hari ini dalam berbagai laporan. Apa artinya?

Saham top gainers adalah saham-saham yang mengalami peningkatan harga paling tinggi dalam satu hari perdagangan. BEI biasanya mengumumkan data 10 top gainers saham setiap harinya di data statistik hariannya.

Peningkatan harga itu tentu saja tidak terbatas, melainkan dibatasi oleh ketentuan auto reject atas (ARA) yang diatur oleh BEI. Top gainers saham harian, biasanya dialami oleh saham dengan rentang harga Rp50 sampai dengan Rp200 dan Rp200 sampai dengan Rp5.000.

Sementara itu, saham top losers adalah saham-saham yang mengalami penurunan harga paling tinggi dalam satu hari perdagangan. Sama seperti top gainers, data saham top losers biasanya juga diumumkan oleh BEI.

Penurunan harga tersebut juga dibatasi oleh ketentuan auto reject bawah (ARB) yang diatur oleh BEI. Dalam situasi tertentu seperti ketika market crash, top losers bahkan bisa dialami oleh saham dengan kapitalisasi pasar besar.

Dalam pengitungan top gainers dan top losers, harga saham hari ini dibandingkan dengan harga saham pada harga penutupan perdagangan pada hari sebelumnya. Dari data tersebut, investor atau trader dapat melihat bahwa sebuah saham bisa naik hingga 25%, namun bisa pula turun hingga 7% dalam sehari, dengan ketentuan yang berlaku saat pandemi covid-19.

Di samping data harian, BEI juga menyajikan data mingguan (Weekly Trading Information). Dari data tersebut, pelaku pasar dapat melihat top gainers saham dan top losers saham sepekan. Suatu saham bisa "terbang" hingga lebih dari 100% dalam sepekan, namun bisa pula turun sebesar puluhan persen dalam sepekan.

Berbeda dari Top Trading

Perlu diketahui, top gainers dan top losers saham berbeda dari data top trading volume. Top trading volume adalah volume perdagangan saham paling tinggi pada satu hari perdagangan. 

Bisa jadi, 10 saham yang masuk daftar top gainers saham tidak masuk ke dalam daftar 10 top trading volume pada hari tersebut. Top trading volume diukur menggunakan lembar saham yang diperdagangkan.

Saham yang masuk dalam top trading volume tidak berarti pula memiliki nilai perdagangan yang tertinggi (top trading value) yang diukur menggunakan harga saham dan top trading frequency. 

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan saham yang masuk ke dalam daftar top trading volume juga masuk ke dalam daftar top trading value dan top trading frequency.

Saham Movers

Di samping itu, ada istilah Jakarta Composite Index Movers atau penggerak Indeks Harga Saham Gabungan. Pergerakan saham-saham berkontribusi terhadap pergerakan IHSG.

Dalam Index Movers dikenal istilah leader (menjadi pendorong atau pergerakan harganya cenderung positf) atau laggard (menjadi penekan atau pergerakan harganya cenderung negatif). Saham-saham yang naik dan turun tersebutlah yang akan membuat IHSG naik atau turun.

Sebagai contoh, misalnya saham BBCA naik 10% dalam sebulan. Mengingat besarnya kapitalisasi pasar BBCA maka saham BBCA akan menjadi salah satu saham top leader dalam Index Movers tersebut.

Apabila saham-saham berkapitalisasi pasar besar lainnya mengalami tren yang sama seperti BBCA maka IHSG berpotensi mengalami tren naik dalam periode tersebut.

Others You Might Like

Leave a Comment

You need to login before leave a comment.

Login