Investasi

Mengenal "Munis": Obligasi Daerah yang Diterbitkan Pemda

 

Kamu tinggal di daerah mana? Bogor, Salatiga, Medan, Balikpapan, Ambon atau daerah lain? Pernahkah membayangkan kalau pemerintah daerah di wilayah tempat tinggalmu menerbitkan obligasi?

Ya, pemerintah daerah sebenarnya memiliki kesempatan untuk menerbitkan obligasi daerah. Di Amerika Serikat, obligasi yang diterbitkan oleh kota atau negara bagian dikenal dengan nama municipal bond atau disingkat munis.

Obligasi adalah surat berharga yang diterbitkan oleh organisasi seperti pemerintah atau korporasi untuk menggalang dana yang akan digunakan untuk mendanai proyek. Pada saat ini, obligasi negara baru diterbitkan oleh pemerintah pusat.

Sebenarnya, wacana penerbitan obligasi daerah sudah mencuat sejak beberapa tahun lalu. Sejumlah daerah pernah mengungkapkan rencananya untuk menerbitkan obligasi daerah sebagai sumber pendanaan alternatif selain dari pajak daerah.

Namun, realisasinya sampai saat ini masih nihil. Penerbitan obligasi daerah di Indonesia belum pecah telur. Di Amerika Serikat, dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi daerah digunakan untuk mendanai pembangunan sekolah, jalan raya hingga rumah sakit.

Pemerintah Indonesia sebenarnya telah menyiapkan serangkaian infrastruktur untuk penerbitan obligasi. Obligasi ini dapat diterbitkan berdasarkan sejumlah dasar hukum, mulai dari undang-undang hingga peraturan menteri keuangan.

Municipal Bond

Pada umumnya, municipal bonds mirip dengan obligasi biasanya. Munis memiliki kupon (bunga) yang harus dibayar oleh penerbit kepada investor.

Sebagai surat utang, obligasi diterbitkan oleh penerbitnya untuk berutang dari "pemberi utang" (bondholders). Penerbit memperoleh dana dan investor memperoleh keuntungan berupa kupon yang wajib dibayar penerbit obligasi secara berkala.

Di Amerika Serikat, jangka waktu munis bervariasi dari 1 hingga kurang dari 10 tahun. Ketika jatuh tempo, investor akan memperoleh kembali modal awalnya yang biasa disebut sebagai nilai nominal atau principal.

Di negara tersebut, pajak munis dikecualikan dari pajak daerah. Oleh karena pajak yang dikecualikan tersebut, kupon dari munis biasanya lebih rendah dibandingkan dengan obligasi lain yang diterbitkan oleh korporasi atau pemerintah pusat.

Sama seperti obligasi pada umumnya, munis juga memiliki berbagai risiko yang melekat di obligasi seperti risiko gagal bayar, risiko suku bunga, risiko kredit, risiko likuiditas dan sebagainya.

Obligasi Daerah di Indonesia

Seperti yang sudah disebutkan di atas, penerbitan obligasi daerah masih nihil di Indonesia. Namun, bukan tidak mungkin obligasi daerah akan diterbitkan oleh pemerintah daerah seiring kebutuhan dana untuk pembangunan.

Apabila diterbitkan kelak, menurut ketentuan yang dibuat oleh Kementerian Keuangan, obligasi daerah hanya bisa diterbitkan di pasar modal domestik dalam mata uang Rupiah.

Obligasi yang diterbitkan juga hanya berupa obligasi pendapatan (revenue bonds) bukan obligasi umum (general bonds). Obligasi pendapatan dapat dhipahami sebagai obligasi yang ditopang oleh pendapatan dari sebuah proyek seperti jalan tol.

Misalnya, kota X membangun jalan tol. Dana pembangunan jalan tol itu diperoleh dari penerbitan obligasi daerah. Pembayaran kupon nantinya berasal dari pendapatan yang diperoleh jalan tol tersebut.

Dalam peneritan obligasi daerah, perencanaan dibuat oleh pemerintah daerah dan mendapatkan persetujuan dari DPRD. Dengan kata lain, penerbitan obligasi juga membutuhkan komitmen politik di level politik daerah.
 

Related articles

Others You Might Like

Leave a Comment

You need to login before leave a comment.

Login