"The New Normal", Pekerjaan Apa yang Tetap Bisa WFH?

[Waktu baca: 3 menit]

Istilah work from home (WFH) kian populer setelah pandemi virus corona muncul pada kuartal I/2020. Konsep itu diserukan secara terbuka oleh pemerintah untuk mengurangi potensi penyebaran virus corona yang mudah bertransmisi antar manusia.

Berbagai perusahaan kemudian menerapkan konsep ini. Dengan sistem WFH, pekerja di berbagai perusahaan tidak diwajibkan untuk bekerja di kantor atau tempat kerja. 

Tentu saja, kebijakan ini tidak berlaku bagi seluruh pekerja. Pekerja di berbagai sektor, terutama di bagian operasional (misanya teller bank), tetap harus pergi ke kantor.

Sejumlah perusahaan menerapkan kebijakan WFH ini dalam kurun waktu 2-3 bulan terakhir. Namun, seiring rencana pemerintah untuk mendorong situasi kenormalan baru (the new normal), sejumlah perusahaan telah meminta pekerja kembali bekerja di kantor pada Juni 2020 seperti yang terjadi di Jakarta.

Kendati demikian, di tengah jumlah kasus positif corona yang masih tinggi di Indonesia, tidak semua perusahaan mengharuskan pekerja untuk bekerja di kantor. Sebagian masih menerapkan sistem WFH.

Pekerjaan apa saja yang tetap bisa dilakukan dengan sistem WFH? Berikut ini sejumlah pekerjaan yang bisa dikerjakan tanpa harus dilakukan di kantor:

1. Pengembang Situs

Sebelum pandemi virus corona muncul, pengembang situs (website developer) adalah salah satu jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan di luar kantor. Pekerjaan ini bisa dilakukan "dimana saja" asal ada koneksi internet yang memadai.

Seiring penggunaan internet yang semakin luas di Indonesia, jasa pengembangan situs kian populer pada saat ini. Situs kini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari perdagangan, pendidikan, kegiatan sosial, aktivisme dan sebagainya.

2. Desainer Grafis

Desain grafis adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan produksi dan pemasaran usaha pada saat ini. Perusahaan dari berbagai skala dan berbagai bidang merekrut desainer grafis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Desainer grafis (graphic designer) adalah profesi yang dapat dijalankan di luar kantor. Dalam mengerjakan pekerjaan ini, desainer grafis membutuhkan perangkat yang memadai seperti internet, laptop/komputer dan sebagainya.

3. Penulis/Penyunting Konten

Mirip seperti desainer grafis, profesi penulis/penyunting konten (content writer/editor) kini dibutuhkan oleh aneka perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan yang terkait dengan pemasaran seiring berkembanganya pemasaran melalui internet.

Pekerjaan ini bisa dikerjakan di rumah atau di luar kantor. Apabila penulis perlu melakukan wawancara untuk keperluan pembuatan konten, penulis tersebut dapat menghubungi narasumber melalui surat elektronik atau telepon.

4. Social Media Strategist

Jenis pekerjaan yang "tidak terbayangkan" sekitar 15-20 tahun lalu adalah konseptor media sosial (social media strategist). Pekerjaan ini bertanggungjawab merancang konsep, membuat konten hingga mengevaluasi data di media sosial.

Sama seperti berbagai pekerjaan yang disebutkan di atas, social media strategist adalah pekerjaan yang bisa dikerjakan di luar kantor. Koneksi internet yang memadai adalah salah satu prasyarat penting dalam mengerjakan pekerjaan ini.

5. Analis

Pada umumnya, analis adalah pekerjaan yang melakukan analisa terhadap objek tertentu berdasarkan sejumlah bahan tertentu. Kendati tidak semua, berbagai jenis pekerjaan analis dapat dikerjakan dari rumah.

Analis bisnis, misalnya, yang melakukan analisa pasar atau data konsumen. Berbagai bahan analisa dapat diakses menggunakan internet sehingga tidak selalu harus dikerjakan di kantor.

Syarat

Pekerjaan yang dapat dikerjakan dengan WFH tidak hanya terbatas pada 5 profesi tersebut. Setelah pandemi virus corona muncul, berbagai pekerjaan di bidang sumber daya manusia, keuangan, pemasaran, komunikasi dan sebagainya juga bisa dikerjakan dengan sistem WFH.

Secara umum, salah satu syarat penting bagi pekerjaan yang dapat dilakukan dengan sistem WFH adalah adanya laptop/komputer, smartphone, internet serta listrik yang memadai. Fasilitas itu sangat diperlukan untuk mengerjakan berbagai pekerjaan di atas.
 
Tentu saja, berbagai pekerjaan tersebut juga membutuhkan koordinasi dengan bagian/divisi lain dalam sebuah organisasi usaha. Komunikasi dapat dilakukan dengan layanan pertemuan berbasis video yang kian marak digunakan pada saat pandemi virus corona.

 

 

Apabila Anda berencana untuk berinvestasi saham, Big Alpha telah menyusun sebuah e-book kuartalan yang berisi 15 saham pilihan. Klik di sini untuk melakukan pemesanan.

Related Posts

Apa itu Bank Jangkar?

Leave a Comment

You need to sign in before leave a comment. Fields marked with an * are required.

Sign in

Subscribe To Big Alpha

Subscribe now and get exclusive news, advisory and more.