Terpukul Pandemi, Pengelola Pizza Hut Rugi Rp91 Miliar 2020

Yodie Hardiyan

[Waktu baca: 3 menit]

Sarimelati Kencana (PZZA), perusahaan pengelola jaringan restoran Pizza Hut, membukukan rugi Rp91 miliar pada 2020 dibandingkan dengan untung Rp213 miliar pada 2019 karena pandemi virus corona.

Berdasarkan Laporan Tahunan 2020 seperti dikutip pada Selasa, 18 Mei 2021, kerugian ini merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhir. Pada 2019 dan 2018, perusahaan dengan kode saham PZZA ini membukukan laba masing-masing Rp213 miliar dan Rp201 miliar.

Dalam Laporan Tahunan itu, manajemen perusahaan menyatakan bahwa kerugian itu disebabkan oleh pandemi yang membuat penjualan perusahaan menurun sepanjang 2020. Seperti diketahui, pandemi virus corona berdampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia pada 2020. Pandemi mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membatasi mobilitas masyarakat.

Pembatasan itu mengakibatkan kunjungan ke berbagai tempat publik seperti restoran, termasuk Pizza Hut, menurun drastis. Pada 2020, Pizza Hut bahkan sampai berjualan di tepi jalan supaya produknya terbeli oleh masyarakat.

Pada saat ini, kontribusi pendapatan utama Sarimelati Kencana paling banyak berasal dari Pizza Hut Restaurant dengan porsi 67,8 persen dan sisanya dari Pizza Hut Delivery (pengiriman pizza) dengan porsi 31,4 persen. 

Sejauh ini terdapat 260 gerai Pizza Hut Restaurant dan 250 gerai Pizza Hut Delivery di seluruh Indonesia. Di samping itu, perusahaan juga memiliki Pizza Hut Express yang kini memiliki 10 gerai di berbagai kota di Indonesia.

Sebagai pengingat, keberadaan Pizza Hut di Indonesia diprakarsai oleh Sarimelati Kencana pada 1987 dimana perusahaan bekerjasama dengan  Pizza Hut Restaurants Asia Pte. LTD (YUM!). Perusahaan memiliki hak penuh untuk mengoperasikan, memasarkan dan mengembangkan Pizza Hut di seluruh Indonesia.

Di samping berbagai kegiatan usaha restoran, Sarimelati Kencana juga mengoperasikan sejumlah pabrik seperti  pabrik sosis di Jawa Barat, pabrik pasta di Jakarta dan pabrik adonan roti di Bali, Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur dan Sumatera Utara.

Bagaimana prospek perusahaan seperti PZZA ini dan juga berbagai perusahaan pengelola restoran lainnya di tengah pandemi? Simak ulasan kami dalam artikel berikut ini: Harapan Semu Ramadan Bagi Emiten Restoran.

 

 

Tags:

Investasi