Serba-Serbi Olimpiade Tokyo 2020: Pesta Olahraga yang Setahun Tertunda

Dika Aksara

Akhir Juli 2021 ini kita kembali bertemu dengan pesta olahraga terbesar dunia. Ya, Olimpiade Musim Panas ke-32 tahun ini akan digelar di Tokyo, Jepang pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. 

Setelah mengalami penundaan selama satu tahun akibat pandemi Covid-19, Tokyo akhirnya bisa menjadi tuan rumah untuk pertandingan 33 cabang olahraga yang akan diikuti oleh lebih dari 200 negara. Menariknya, meski gelaran Olimpiade Tokyo ini diadakan di tahun 2021, tapi penamaan event masih tetap memakai nama awal, yakni Olimpiade Tokyo 2020. 

Lantas seperti apa serba-serba tentang Olimpiade Tokyo 2020? Big Alpha merangkumnya untuk kamu. 

 

Lokasi pertandingan dan jadwal

Pembukaan Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli 2021 di Tokyo. Kendati begitu, akan ada beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan lebih dulu, seperti bisbol, softball, dan sepak bola. Ketiganya akan dipertandingkan pada 21 Juli 2021. 

Seluruh kompetisi akan berlangsung di 41 lokasi berbeda, termasuk Stadion Nasional Jepang, Stadion Tokyo, dan Stadion Yokohama. Ada lima cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan dalam Olimpiade Tokyo nanti, yaitu bisbol-softball, karate, selancar, panjat tebing, dan skateboard. 

 

Digelar tanpa penonton

Seperti kita tahu, gelaran Olimpiade Tokyo 2020 ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai. Bahkan beberapa negara di dunia mengalami lonjakan kasus akibat varian-varian baru Covid-19. 

Merespons hal ini, penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 memutuskan untuk meniadakan penonton dalam seluruh pertandingan. Diberitakan Reuters, keputusan untuk meniadakan penonton ini diambil oleh pemerintah Jepang, pemerintah Kota Tokyo, International Olympic Committee (IOC), dan panitia Olimpiade Tokyo. 

Daftar perwakilan Indonesia di Olimpiade Tokyo

Presiden Jokowi sudah melepas keberangkatan 28 atlet nasional Indonesia yang akan bertanding dalam Olimpiade Tokyo. Seluruh atlet yang siap mengharumkan nama bangsa, antara lain:

1. Bulu tangkis

  • Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra)
  • Jonatan Christie (tunggal putra)
  • Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri)
  • Greysia Polii (ganda putri)
  • Apriyani Rahayu (ganda putri)
  • Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra)
  • Marcus Fernaldi Gideon (ganda putra)
  • Mohammad Ahsan (ganda putra)
  • Hendra Setiawan (ganda putra)
  • Praveen Jordan (ganda campuran)
  • Melati Daeva Oktaviani (ganda campuran)

2. Atletik

  • Riau Ega Salsabila (recurve perorangan/beregu campuran/beregu putra)
  • Arif Dwi Pangestu (recurve peroangan/beregu putra)
  • Bagas Prastyadi (recurve perorangan/beregu putra)
  • Diananda Chairunisa (Recurve putri/beregu campuran)

3. Menembak

  • Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba (10m n 50m air rifle)

4. Rowing

  • Mutiara Rahma Putri (lighweight women double)
  • Melani Putri (lightweight women double)

5. Surfing

  • Rio Waida (man shortboard)
  • I Ketut Agus Aditya Putra (alternate athlete)

6. Angkat besi

  • Eko Yuli Irawan (61 kg putra)
  • Deni (67 kg putra)
  • Rahmat Erwin Abdullan (73 kg putra)
  • Windy Cantika (49 kg putri)
  • Nurul Akmal (+87 kg putri)

7. Renang 

  • Aflah Fadlan Prawira (400 m dan 1.500 m gaya bebas)
  • Azzara Permatahani (400 m gaya ganti perorangan putri)
Tags:

Ekonomi