Mengenal Indeks SMC Liquid di BEI

Date:

[Waktu baca: 4 menit]

Indeks saham tidak hanya untuk saham-saham berkapitalisasi pasar besar, namun juga untuk saham berkapitalisasi kecil dan menengah.

Bursa Efek Indonesia memiliki indeks IDX Small-Mid Cap (SMC) Liquid yang diluncurkan sejak 21 Desember 2017 dengan base date 30 Januari 2009.

Indeks SMC Liquid adalah indeks yang mengukur kinerja harga saham yang memiliki kapitalisasi pasar menengah dan kecil serta dipilih berdasarkan kriteria tertentu seperti likuiditas dan kinerja fundamental.

Ada 54 saham yang menjadi anggota (konstituen) indeks ini. Saham yang masuk ini diseleksi secara umum dari indeks IDX SMC Composite (indeks lain di BEI) dan sudah menjadi perusahaan terbuka setidaknya 6 bulan.

Secara khusus, indeks ini dipilih berdasarkan nilai transaksi di pasar reguler, kapitalisasi pasar, harga saham serta kinerja keuangan, keberlanjutan bisnis serta pembahasan oleh analis.

Indeks ini ditinjau secara berkala setiap enam bulan sekali pada Januari dan Juli. Artinya, ada saham yang bertahan dalam indeks ini dan ada pula yang dikeluarkan.

Bagaimana kinerja indeks ini? Mari kita bandingkan dengan IHSG (dalam persen):

Tahun SMC Liquid IHSG
2019 -7.6 1.7
2018 -9.7 -2.5
2017 -0.9 20
2016 19 15.3
2015 -22.9 -12.1
2014 21 22.3
2013 -11.8 -1
2012 17.8 12.9

 

Dari data di atas tampak kinerja IHSG (yang bobotnya lebih banyak berasal dari saham berkapitalisasi besar) lebih sering unggul daripada IDX SMC Liquid. Indeks SMC Liquid pernah unggul dari IHSG hanya pada 2012 dan 2016.  Dengan kata lain, kinerja IHSG secara umum lebih unggul daripada IDX SMC Liquid.

Sama seperti indeks lainnya, investor dapat memanfaatkan indeks ini untuk menyeleksi saham yang akan dibeli. Saham yang masuk ke dalam indeks ini berasal dari berbagai sektor seperti keuangan, tambang, infrastruktur dan sebagainya.

Berikut ini anggota indeks SMC Liquid periode Agustus 2020-Januari 2021:

No. Kode Nama Saham
1 AALI Astra Agro Lestari Tbk.
2 ACES Ace Hardware Indonesia Tbk.
3 ADHI Adhi Karya (Persero) Tbk.
4 ADRO Adaro Energy Tbk.
5 AKRA AKR Corporindo Tbk.
6 ANTM Aneka Tambang Tbk.
7 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
8 BJBR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
9 BNLI Bank Permata Tbk.
10 BSDE Bumi Serpong Damai Tbk.
11 BTPS Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk.
12 CTRA Ciputra Development Tbk.
13 DMAS Puradelta Lestari Tbk.
14 ERAA Erajaya Swasembada Tbk.
15 EXCL XL Axiata Tbk.
16 GIAA Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
17 HOKI Buyung Poetra Sembada Tbk.
18 INCO Vale Indonesia Tbk.
19 INDY Indika Energy Tbk.
20 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
21 ISAT Indosat Tbk.
22 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk.
23 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
24 JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk.
25 LPKR Lippo Karawaci Tbk.
26 LPPF Matahari Department Store Tbk.
27 LSIP PP London Sumatra Indonesia Tbk.
28 MAPI Mitra Adiperkasa Tbk.
29 MEDC Medco Energi Internasional Tbk.
30 MIKA Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.
31 MNCN Media Nusantara Citra Tbk.
32 MYOR Mayora Indah Tbk.
33 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk.
34 PTBA Bukit Asam Tbk.
35 PTPP PP (Persero) Tbk.
36 PWON Pakuwon Jati Tbk.
37 RALS Ramayana Lestari Sentosa Tbk.
38 SCMA Surya Citra Media Tbk.
39 SILO Siloam International Hospitals Tbk.
40 SIMP Salim Ivomas Pratama Tbk.
41 SMRA Summarecon Agung Tbk.
42 SRIL Sri Rejeki Isman Tbk.
43 SSIA Surya Semesta Internusa Tbk.
44 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk.
45 TINS Timah Tbk.
46 TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.
47 TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk.
48 WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk.
49 WOOD Integra Indocabinet Tbk.
50 WSBP Waskita Beton Precast Tbk.
51 WSKT Waskita Karya (Persero) Tbk.
52 WTON Wijaya Karya Beton Tbk.