Ke Mana Saja Uangku? Simak Tips Lacak Pengeluaran

Yodie Hardiyan

[Waktu baca: 3 menit]

Sebagian orang terkadang terkejut di akhir bulan saat uang gajinya atau penghasilannya telah menipis dan dirinya tidak mampu mengingat secara pasti ke mana saja uang tersebut mengalir.

Sebagian orang lainnya terkejut di akhir tahun atau di waktu tertentu setelah menyadari tidak banyak uang yang disisihkannya untuk menabung atau investasi selama kurun waktu tertentu. Ke mana uang tersebut mengalir?

Setelah menyadari situasi itu, tidak jarang orang tersebut mengulangi kesalahan yang sama di waktu yang akan datang. Uangnya selalu saja "habis" dan tidak diketahui secara pasti ke mana saja dialokasikan. 

Bagaimana menghadapi situasi itu? Salah satu cara untuk mengetahui ke mana saja uang digunakan adalah melacaknya. Namun, melacak pengeluaran tersebut tidaklah mudah mengingat jumlah belanja yang tidak sedikit bagi sebagian orang.

Padahal, mengetahui catatan transaksi adalah sebuah hal penting untuk mengevaluasi keputusan pengelolaan keuangan. Berikut ini sejumlah tips supaya pengeluaran harian dapat terlacak dengan lebih mudah:

1. Mencatat Secara Rutin

Mencatat pengeluaran adalah salah satu metode klasik untuk merekam transaksi keuangan personal. Di era digital, pencatatan itu kian dimudahkan dengan sejumlah aplikasi catatan keuangan yang bisa digunakan di smartphone.

Idealnya, mencatat pengeluaran itu dilakukan setiap seusai transaksi supaya kita masih bisa mengingat dengan baik transaksi yang dilakukan. Setelah itu, evaluasi bisa dilakukan setiap pekan atau setiap bulan untuk mengetahui ke mana saja uang tersebut dialokasikan.

Dengan adanya pencatatan itu, kita dapat mengevaluasi transaksi tersebut di kemudian hari dan melacak ke mana saja uang itu digunakan.

2. Transaksi Nontunai

Metode lain yang dapat digunakan untuk memudahkan kita melacak pengeluaran adalah penggunaan transaksi nontunai (cashless). Transaksi nontunai itu bisa menggunakan mobile banking, dompet elektronik atau kartu kredit.

Transaksi menggunakan mobile atau internet banking memungkinkan penggunanya untuk menyimpan bukti transaksi. Begitupula dengan penggunaan dompet elektronik yang memungkinkan penggunanya dapat mengakses catatan transaksi dalam beberapa waktu terakhir.

3. Mengumpulkan Nota Transaksi

Mengumpulkan nota transaksi sebenarnya metode yang kurang praktis dilakukan karena akan menumpuk kertas dalam jumlah yang tidak sedikit. Namun, sebagian orang masih melakukan ini karena merasa nyaman dengan bukti fisik berupa nota atau kuitansi tersebut. Berbagai bukti transaksi ini dapat membantu kita mengingat pengeluaran apa saja yang sudah dikeluarkan dalam kurun waktu tertentu.

 

 

 

Personal Finance