Personal Finance

Ini Cara Menabung yang Benar, Gaji Kecil Bukan Halangan

[Waktu baca: 5 menit]

Menabung adalah cara paling sederhana untuk menyiapkan kesiapan finansial di masa depan. Tabungan punya peran penting untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang.

Tabungan juga membantumu mencapai target-target keuangan, baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Misalnya, kamu memiliki target untuk membeli rumah. Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan uang muka pembelian rumah itu. 

Menabung adalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mencapai target itu. Uang yang disisihkan untuk ditabung itu bisa berasal dari pemberian orang tua atau gaji yang didapat dari jerih payah bekerja. 

Masalahnya, tidak semua orang mengetahui cara menabung. Meski terkesan sederhana dan mudah, ada banyak orang yang kesulitan untuk menabung. Nah, berikut ini sejumlah tips menabung yang bisa segera kamu terapkan!
Cara Menabung yang Benar

Pada dasarnya, menabung itu gampang-gampang susah. Bekal utamanya adalah komitmen dan konsistensi. Nominal tabungan pun tidak selalu menjadi yang utama. 

Berapapun besaran gaji yang kamu sisihkan setiap bulan, bila kamu konsisten melakukannya, maka perlahan tabungan kamu bisa terkumpul.  Berikut ini adalah cara-cara menabung yang benar:

1. Mulai Dari yang Kecil

Menabung memang butuh proses. Kamu tidak harus langsung menabung dalam minimal yang besar. Idealnya, kamu perlu menyisihkan minimal 10-20 persen dari gaji untuk ditabung. 

Jika kebutuhan kamu lebih besar dan tidak memungkinkan untuk menabung dalam porsi tersebut maka kamu boleh kok untuk menabung dalam porsi yang lebih kecil. 

Katakanlah, kamu menabung 5 persen dari gaji. Tidak masalah. Kamu bisa menabung dengan porsi berapapun asal konsisten. Namun, sebisa mungkin diusahakan porsi itu terus meningkat dalam kurun waktu tertentu.

Misalnya, dalam 6 bulan pertama kamu menabung 5 persen dari gaji. 6 bulan setelahnya porsi tabungan naik menjadi 10 persen gaji. Nah, tahun depan, kamu bisa memulai menyisihkan tabungan dengan 20 persen dari gaji. 

2. Terapkan Autodebet

Jika kamu merasa sulit menjaga komitmen dalam menabung, terapkan jurus autodebet dari rekening payroll gajian kamu ke rekening tabungan. Dengan sistem autodebet, maka gaji kamu secara otomatis akan terpotong dalam nominal tertentu dan ditransfer ke rekening tabungan. Mekanisme ini akan secara otomatis berulang setiap bulannya. 

Dengan begitu, kamu tidak lagi punya alasan 'ah, aku lupa menabung bulan ini'. Soal porsi autodebet, bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan target kamu. Ingat, menabung dalam porsi kecil tetap jauh lebih baik ketimbang tidak menabung sama sekali. 

3. Membuat Rekening Terpisah

Rekening terpisah maksudnya adalah membuat satu rekening khusus tabungan di luar rekening gaji atau rekening untuk konsumsi sehari-hari. Dengan memisahkan rekening tabungan ini, kamu bisa mengamankan sejumlah uang untuk kebutuhan di masa depan.

4. Tetapkan Tujuan Menabung

Kegiatan menabung juga menjadi semakin mudah apabila memiliki tujuan yang jelas. Dengan mengetahui tujuan menabung, kita menjadi mengetahui alasan atau memiliki motivasi untuk mencapai hal tersebut. 

Sebagai contoh, kita memiliki rencana untuk membeli sepeda seharga Rp5 juta pada 10 bulan mendatang. Bagaimana cara untuk mencapainya? Salah satu caranya adalah menyisihkan uang sebesar Rp500.000 setiap bulan supaya dapat terkumpul hingga Rp5 juta.

Ada kepuasan tersendiri ketika seseorang mampu mengumpulkan uang dalam suatu periode lalu uang tersebut digunakan untuk mencapai tujuan keuangan tertentu.


 

Tags in: Tabungan

Related articles

Others You Might Like

Leave a Comment

You need to login before leave a comment.

Login