Apa Kabar Batu Akik? Harga 3 Dagangan Ini Kini Terjun Bebas

[Waktu baca: 3 menit]

Masih ingat dengan batu akik? Ya, batu akik adalah salah satu dari sejumlah komoditas yang pernah mengalami peningkatan harga secara drastis hingga kemudian mengalami penurunan tajam.

Fenomena itu berulang dalam kurun waktu tertentu. Dalam 20 tahun terakhir di Indonesia, fenomena itu terjadi di sejumlah komoditas, mulai dari tanaman gelombang cinta, ikan louhan hingga yang terbaru, batu akik.

Fenomena itu sering diasosiasikan dengan ungkapan metaforis "Tulip Mania". Istilah yang semula menggambarkan situasi di Belanda pada 1637 itu merujuk kepada sebuah fenomena ketika harga aset menyimpang jauh dari nilai intrinsiknya. 

Diiringi dengan peningkatan popularitas, sejumlah barang dagangan itu diburu dan dikoleksi oleh banyak orang. Berbagai benda itu juga sering dianggap sebagai instrumen investasi. Berikut ini sejumlah komoditas yang harganya kini telah terjun bebas setelah dulu pernah melesat tinggi:

1. Gelombang Cinta

Pada kurun 2006-2008, tanaman gelombang cinta begitu populer di masyarakat. Harga tanaman ini bahkan sempat dibanderol sebesar puluhan hingga ratusan juta Rupiah.

Bunga jenis Anthurium ini bahkan sempat dianggap oleh sebagian orang sebagai instrumen investasi yang diharapkan nilainya akan meningkat terus. Sebagian orang bahkan sempat menjual sepeda motor hingga mobil untuk mengkoleksi tanaman ini.

Namun, ekspektasi peningkatan harga dalam jangka panjang ternyata tidak terjadi. Harga tanaman itu kemudian jatuh beberapa tahun kemudian. Pada saat ini, tanaman ini dijual di marketplace dengan harga puluhan ribu atau ratusan ribu Rupiah saja.

2. Ikan Louhan

Sama seperti gelombang cinta, fenomena ikan louhan juga sempat booming di sejumlah daerah di Indonesia pada tahun 2000-an. Harga ikan hias ini pernah mencapai jutaan hingga puluhan juta Rupiah.

Di masa jayanya, banyak pihak menggelar kontes ikan louhan ini. Banyak orang juga rela merogoh kocek jutaan Rupiah demi memiliki ikan yang dianggap membawa kebahagiaan dan keberuntungan ini.

Di marketplace, harga ikan louhan kini sebesar puluhan ribu hingga ratusan ribu Rupiah. Kendati harganya sudah turun drastis, sejumlah orang masih menggemari ikan louhan ini sebagai hewan peliharaan.

3. Batu Akik

Teranyar adalah fenomena batu akik. Fenomena ini terjadi sekitar 2015-2016 dimana banyak orang mengkoleksi batu untuk cincin ini. Di sejumlah daerah bahkan bermunculan sentra atau pasar yang secara khusus menjual batu akik.

Sama seperti gelombang cinta dan ikan louhan, berbagai lomba digelar untuk memeriahkan kehadiran batu akik. Pada masa jayanya, sebuah batu akik yang digunakan di cincin dapat berharga hingga jutaan Rupiah atau melesat ratusan persen.

Harga batu akik melesat dibumbui berbagai rumor dan gosip. Batu akik bahkan disebut-sebut digunakan oleh para pejabat tinggi negara dan digunakan sebagai hadiah kepada pejabat tinggi negara lain.

Pada saat ini, harga batu akik di marketplace kebanyakan sebesar puluhan hingga ratusan ribu Rupiah. Batu akik kini tetap digemari oleh sebagian orang kendati harganya tidak lagi semahal ketika masih booming.

 

 

Apabila Anda berencana untuk berinvestasi saham, Big Alpha telah menyusun sebuah e-book kuartalan yang berisi 15 saham pilihan. Klik di sini untuk melakukan pemesanan

Related Posts

Saham KRAS, Kian Jauh Tinggalkan Harga IPO
Mengenal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Harga Minyak Negatif, Artinya Apa?

Leave a Comment

You need to sign in before leave a comment. Fields marked with an * are required.

Sign in

Subscribe To Big Alpha

Subscribe now and get exclusive news, advisory and more.