Bisnis

5 Ide Bisnis Kuliner di Bulan Puasa 2021

[Waktu baca: 4 menit]

Bulan Ramadan akan tiba sebentar lagi. Bulan suci umat Muslim ini diperkirakan akan dimulai pada 13 April 2021. 

Dalam bulan puasa, umat Islam biasanya akan menjalani dua momen yaitu momen sahur dan momen buka puasa. Momen itu adalah momen dimana masyarakat akan melakukan konsumsi makanan.

Uniknya, konsumsi biasanya meningkat di bulan puasa. Tidak mengherankan jika inflasi biasanya mengalami peningkatan di bulan puasa yang disebabkan faktor demand pull inflation. Artinya, kenaikan harga-harga terjadi karena adanya peningkatan permintaan.

Bagi sebagian orang di Indonesia, berbagai jenis makanan yang dikonsumsi di bulan puasa  itu berbeda daripada jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Ada makanan pembuka, makanan utama dan sebagainya. Puasa menandai suatu pola yang unik dalam konsumsi makanan.

Kendati pola itu tidak dialami oleh semua orang, keunikan pola konsumsi itu dapat menjadi peluang bisnis atau usaha. Pada saat bulan Ramadan banyak bermunculan usaha musiman atau usaha yang hanya dijalankan pada bulan tersebut.

Apa saja jenis usaha tersebut? Berikut ini berbagai ide bisnis kuliner yang barangkali bisa kamu jalankan di bulan puasa ini!

1. Gorengan

Gorengan adalah salah satu hidangan favorit yang banyak dicari di bulan puasa. Jenis gorengan itu antara lain tahu goreng, bakwan, mendoan, risol, singkong goreng, pisang goreng, lumpia dan sebagainya.

Gorengan adalah salah satu jenis makanan yang banyak dijajakan di berbagai tempat, bahkan di pinggir jalan, di bulan puasa. Gorengan ini adalah makanan yang relatif tidak tahan lama sehingga harus segera dikonsumsi.

Gorengan menjadi salah satu ide bisnis kuliner yang dapat dipilih untuk berbisnis di bulan puasa. Proses pembuatan gorengan ini relatif sederhana dan tidak membutuhkan banyak bahan baku. 

2. Minuman Segar

Jenis kuliner lain yang banyak dijajakan di bulan puasa adalah minuman segar seperti jus, es buah, kolak, es teler dan sebagainya. Setiap daerah di Indonesia memiliki minuman segar khasnya masing-masing.

Sama seperti gorengan, minuman segar ini adalah jenis minuman yang relatif tidak tahan lama sehingga harus segera dikonsumsi, misalnya untuk berbuka puasa. Minuman segar ini banyak digunakan untuk berbuka puasa karena membatalkan puasa dianjurkan menggunakan minuman manis.

Sama seperti gorengan, banyak sekali penjual minuman segar yang bermuncul di berbagai tempat, misalnya di tepi-tepi jalan. Bermunculannya penjual minuman segar di bulan puasa karena jenis minuman ini sangat diminati. 

3. Kurma

Konon, kurma adalah makanan yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berbuka puasa. Kebiasaan nabi tersebut menjadi teladan bagi umat Islam dalam menggunakan kurma untuk berbuka puasa.

Tidak mengherankan, permintaan terhadap kurma di bulan puasa relatif meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Peningkatan permintaan itu menjadi salah satu peluang usaha tersendiri.

Kurma adalah jenis makanan yang relatif tahan lama. Selain untuk berbuka puasa, kurma dapat dijadikan cemilan sejak waktu berbuka hingga sahur. Kurma dapat dijual dalam berbagai ukuran kemasan, kecil ataupun besar.

4. Lauk Pauk

Percaya atau tidak, banyak orang yang tidak sempat menyiapkan makanan berbuka puasa atau sahur di tengah kesibukannya beraktivitas setiap harinya. Mereka kemudian menjadi konsumen makanan, termasuk lauk pauk, untuk berbuka puasa atau sahur.

Lauk pauk berupa sayur matang, ikan goreng, tempe, sambal dan sebagainya merupakan salah satu jenis bisnis yang bisa digarap selama bulan puasa. Lauk pauk itu bisa dijual secara terpisah atau dijajakan dalam bentuk menu lengkap yang siap dikonsumsi untuk sahur atau berbuka puasa.

5. Makanan Beku

Makanan beku (frozen food) adalah jenis makanan yang tidak kalah populer di bulan puasa. Banyak orang memasak frozen food karena alasan kepraktisannya. Tinggal goreng, jadi deh makanannya!

Tidak mengherankan, frozen food adalah salah satu jenis usaha yang biasa dimanfaatkan untuk berbisnis dengan cara reseller. Sebagian pelaku usaha membeli frozen food ini secara grosir lalu menjualnya dengan harga yang lebih tinggi daripada harga grosirnya.

Mengingat sifatnya yang relatif tidak mudah untuk dibuat di industri rumahan, frozen food yang banyak dipasarkan oleh reseller adalah makanan yang diproduksi oleh perusahaan skala menengah atau besar.
 

Tags in: Bisnis

Related articles

Others You Might Like

Leave a Comment

You need to login before leave a comment.

Login