Bisnis

Mengintip Kekayaan Pejabat TNI, Siapa Jenderal Terkaya?

Seperti yang kita tahu, seluruh pejabat negara baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif punya kewajiban melaporkan kepemilikan harta dan asetnya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Laporan ini diserahkan setiap awal tahun kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan ini pun dengan bebas bisa diakses oleh masyarakat luas. Dengan begitu, publik bisa ikut mengontrol pertumbuhan kekayaan para pejabat dan membandingkannya dengan gaji mereka sebagai pejabat. 

Kewajiban untuk melaporkan harta kekayaan ini juga mencakup para jenderal di lingkungan TNI. Termasuk, Panglima TNI dan pemimpin 3 matra. Berapa sih kekayaan para jenderal ini? Big Alpha merangkumnya untuk kamu. 

1. Panglima TNI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tercatat memiliki kekayaan total Rp20,56 miliar per Desember 2020. Kekayaan panglima berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan di Malang, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur hingga Rp6,9 miliar. 

Hadi juga tercatat memiliki mobil dan motor dengan total Rp486.450.000. Kemudian, harta bergerak lain tercatat Rp1,9 miliar, surat berharga senilai Rp3 miliar, dan kas setara kas mencapai Rp8,2 miliar. 

Kekayaan Hadi memang tercatat terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Dari LHKPN yang bisa diakses publik, Hadi pertama kali melaporkan kekayaannya pada 2016. Saat itu kekayaan Hadi saat masih menjabat Sekretaris Militer Presiden senilai Rp5,6 miliar. 

Kemudian pada 2017, ia kembali melaporkan LHKPN senilai Rp7,3 miliar. Pada 2018, kekayaannya meningkat lagi menjadi Rp 14,7 miliar. Sementara pada 2019, kekayaan Hadi menanjak jadi Rp20,2 miliar. 

2. Kepala Staf Angkatan Darat (KASD)

KASD Jenderal TNI Andika Perkasa terhitung terlambat menyampaikan laporan LHKPN-nya. Namun, setelah ditagih kembali oleh KPK akhirnya jenderal yang masuk bursa Panglima TNI ini pun menyampaikan LHKPN. 

Berdasarkan LHKPN yang bisa diakses publik, Andika tercatat memiliki total kekayaan hingga Rp179,9 miliar. Ia memiliki aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Yogyakarta, Bogor, Cianjur, hingga Australia dan Amerika Serikat senilai Rp38,1 miliar. 

Andika juga memiliki kekayaan berupa kendaraan mencapai Rp2,6 miliar. Kemudian, ada surat berharga senilai Rp2,1 miliar serta kas dan setara kas mencapai 126,9 miliar. 

3. Kepala Staf Angkatan Laut

KASAL Yudo Margono tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp11,3 miliar per Desember 2020. Kekayaannya berasal dari tanah dan bangunan yang tersebar di Sidoarjo, Surabaya, Bekasi, Tangerang, hingga Madiun dengan total Rp6,9 miliar. 

Yudo juga memiliki aset kendaraan senilai Rp630 juta, harta bergerak senilai Rp365 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp3,4 miliar. 

Kekayaan Yudo saat ini tentu jauh di atas harta dan asetnya yang dilaporkan pertama kali pada 2015 saat menjabat Komandan Lantamal I Belawan pada 2015 di Mabes TNI AL sejumlah Rp 6,1 miliar.

4. Kepala Staf Angkatan Udara

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo pertama kali melaporkan LHKPN pada 2018. Saat itu dirinya yang menjabat Pangkoopsau I di Mabes TNI AU memiliki total kekayaan senilai Rp 4,6 miliar.

Sementara dalam LHKPN teranyar per Desember 2020, Fadjar memiliki kekayaan total Rp12,1 miliar. Angka ini berasal dari aset tanah dan bangunan yang tersebar di Cianjur dan Jakarta senilai Rp8,7 miliar. 

Fadjar tercatat memiliki kendaraan senilai Rp335 juta, harta bergerak Rp139 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp2,9 miliar. 

 

Related articles

Leave a Comment

You need to login before leave a comment.

Login