Kabar Baik! Konsumen Indonesia Kian Optimis Ekonomi Semakin Menguat

Date:

[Waktu baca: 4 menit]

Konsumen semakin optimis terhadap penguatan ekonomi Indonesia pada Mei 2021. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 104,44 pada Mei 2021 atau meningkat dibandingkan dengan 101,5 pada April 2021. 

Menurut Survei Konsumen Bank Indonesia yang dirilis pada Rabu, 9 Juni 2021 tersebut, keyakinan konsumen terpantau membaik pada sebagian besar kategori tingkat pengeluaran, pendidikan dan kelompok usia reposnden. Keyakinan konsumen membaik di 6 kota yang disurvei, tertinggi di Medan, Surabaya dan Manado.

Penguatan optimisme konsumen pada Mei 2021 didorong oleh perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama. Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan terpantau relatif stabil dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya. 

Ekspektasi ketersediaan lapangan kerja meningkat, sementara ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan penghasilan cukup kuat meskipun lebih rendah dibandingkan dengan level pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi semakin membaik saat ini meskipun masih berada pada area pesimis (<100). Dalam survei tersebut, persepsi konsumen yang tercermin dalam  Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Mei 2021 meningkat menjadi sebesar 86,8 dari bulan sebelumnya yang sebesar 80,3.

Pada Mei 2021, persepsi konsumen terhadap perbaikan penghasilan juga terpantau membaik sejalan dengan adanya tambahan penghasilan berupa Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja, dan adanya peningkatan omset responden pelaku usaha pada periode Ramadan dan Idulfitri. Indeks Penghasilan Saat Ini pada Mei 2021 mengalami peningkatan pada mayoritas kategori pengeluaran, terutama pada kelompok responden dengan tingkat pengeluaran Rp1-2 juta per bulan.

Di sisi lain, persepsi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini pada Mei 2021 terpantau membaik pada seluruh kelompok pendidikan, terutama pada responden dengan tingkat pendidikan Pasca Sarjana.

Sejalan dengan membaiknya keyakinan terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja pada Mei 2021, keyakinan konsumen untuk melakukan pembelian barang tahan lama juga membaik dibandingkan bulan sebelumnya terutama untuk jenis barang elektronik dan perabot rumah tangga. Kenaikan indeks terjadi pada sebagian besar kelompok pengeluaran, yaitu responden dengan pengeluaran Rp1-4 juta per bulan.

Survei yang dilakukan oleh bank sentral ini berguna untuk mengetahui persepsi konsumen mengenai ekonomi terkini. Di samping itu, data ini juga dapat dipakai untuk mendeteksi proses pemulihan ekonomi Indonesia yang terkontraksi akibat pandemi virus corona.

Kami mengulasnya lebih dalam mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal II dalam artikel berikut: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2021: Titik Balik Pemulihan?