Demi iPhone

Memiliki produk iPhone keluaran terbaru merupakan impian bagi sebagian orang.

Beberapa waktu lalu, Apple secara resmi meluncurkan produk terbarunya iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max di San Fransisco. Ponsel keluaran terbaru ini menawarkan berbagai fitur terbaru yang menitikberatkan pada perbaikan kualitas kamera, ketahanan baterai, dan chipset.

Dilansir melalui Apple Online Store di Singapura, berikut daftar harganya:

iPhone 11

  • iPhone 11 64 GB = SGD 1.149 = 11,709 juta Rupiah
  • iPhone 11 128 GB = SGD 1.219 = 12,442 juta Rupiah
  • iPhone 11 256 GB = SGD 1.389 = 14,155 juta Rupiah

iPhone 11 Pro

  • iPhone 11 Pro 64 GB = SGD 1.649 = 16,835 juta Rupiah
  • iPhone 11 Pro 256 GB = SGD 1.889 = 19,285 juta Rupiah
  • iPhone 11 Pro 512 GB = SGD 2.199 = 22,450 juta Rupiah

iPhone 11 Pro Max

  • iPhone 11 Pro Max 64 GB = SGD 1.799 = 18,367 juta Rupiah
  • iPhone 11 Pro Max 256 GB = SGD 2.039 = 20,769 juta Rupiah
  • iPhone 11 Pro Max 512 GB = SGD 2.349 = 23,927 juta Rupiah

Sulit rasanya untuk tidak memiliki produk iPhone keluaran terbaru, khususnya iPhone 11 Pro Max. Namun pertanyaannya, bagaimana cara kita bisa membeli iPhone 11 Pro Max tanpa harus berutang?

Disiplin Menabung!

Dengan asumsi pendapatan Rp6 juta per bulan, idealnya 25%-30% dari total pendapatan dapat ditabung setiap bulannya, atau sebesar Rp1.8 juta per bulan.

Dalam menabung, penting untuk menerapkan konsistensi. Apabila sulit untuk membiasakan diri menabung, begitu pendapatan diterima maka Rp1.8 juta langsung disisihkan untuk ditabung, kemudian pengeluaran dalam sebulan bisa disesuaikan dengan sisa uang yang ada.

Sehingga jangan lagi menggunakan uang sisa bulanan sebagai tabungan, tapi pergunakanlah uang bulanan sisa yang tidak ditabung sebagai pengeluaran.

Kalau perlu, buatlah rekening bank baru khusus untuk menyimpan uang yang ditabung setiap waktu.

Melalui simulasi menabung dengan disiplin, maka iPhone 11 Pro Max seharga Rp24 juta dapat terbeli dengan menabung selama 14 bulan! Dengan jumlah uang terkumpul Rp25.2 juta, sedikit melebihi target tabungan kita di awal. Jauh lebih baik ketimbang mencicil dengan beban bunga kredit yang cenderung menyulitkan.

Investasi!

Tidak sanggup menabung selama 14 bulan? Ada alternatif lain yang bisa jadi solusi, yaitu investasi.

Seperti yang kita pahami, menabung tidak akan menghasilkan pendapatan bunga, menabung bahkan hanya akan membuat uang kita tergerus oleh tingkat inflasi. Maka investasi bisa dijadikan jalan keluar agar uang yang telah kita sisihkan lebih cepat terkumpul karena ada pendapatan bunga setiap bulan.

Karena jangka waktunya kurang lebih hanya setahun, deposito perbankan, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana pasar uang bisa dijadikan sebagai instrumen yang tepat. Sebab ketiga opsi ini cenderung memberikan tingkat return yang lebih pasti untuk jangka pendek.

Tetapi kami lebih merekomendasikan reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap sebagai pilihan utama karena potensi return yang lebih tinggi dan lebih fleksibel untuk menarik dana kapan saja.

Dalam berinvestasi, agar jumlah uangnya lebih cepat terkumpul, maka penerimaan return investasi tidak perlu diambil melainkan di-reinvestasikan pada instrumen investasi dengan return yang sama.

Jadi, melalui simulasi ini, kami tetap menyarankan untuk menyisihkan sebesar 25%-30% setiap bulan, atau Rp1.8 juta per bulan. Dengan asumsi tingkat return sebesar 6.37%-7.33% per tahun, atau sebesar 0.55% per bulan. Pendapatan bunga yang didapat setiap bulan tidak perlu diambil, tetapi diinvestasikan kembali pada instrumen investasi yang sama hingga jumlah uang kita terkumpul.

Sehingga setiap bulan, jumlah yang diinvestasikan bukan hanya Rp1.8 juta saja, tetapi Rp1.8 juta ditambah dengan bunga investasi setiap bulan, agar nilai investasi terus menggunung setiap bulan.

Dalam simulasi ini, dengan perhitungan tingkat bunga yang konstan setiap bulan 0.55%, maka iPhone 11 Pro Max akan terbeli dalam waktu 12 bulan! Dengan jumlah uang terkumpul sebesar Rp24.6 juta. Lebih cepat 2 bulan dibandingkan dengan hanya menabung.

Berhenti Merokok!

Bagi kamu yang merasa tidak ingin menabung dan berinvestasi dalam jumlah besar setiap bulan untuk mendapatkan iPhone 11 Pro Max, kami memiliki alternatif yang mungkin lebih cocok untuk kamu, yaitu: berhenti merokok.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, rata-rata orang Indonesia menghabiskan 13 batang rokok per harinya, sehingga secara rata-rata orang Indonesia menghabiskan sebesar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu untuk merokok setiap harinya.

Melalui simulasi ini, diasumsikan rata-rata orang Indonesia menghabiskan uang sebesar 900 ribu per bulan untuk pengeluaran rokok. Pengeluaran ini tidak hanya disisihkan, tapi akan diinvestasikan pada reksadana pasar uang dengan pendapatan bunga yang diinvestasikan kembali pada jenis investasi yang sama.

Dengan asumsi tingkat bunga sebesar 0.55% setiap bulan. Hasilnya, dengan merokok kamu bisa menghasilkan Rp 24.2 juta dalam waktu 24 bulan!

Atau, kamu juga bisa berhenti merokok dalam waktu 18 bulan, dengan uang terkumpul sebesar Rp18 juta. Kemudian bisa mengajukan tukar tambah dengan ponsel kamu, atau bisa juga dengan menjual ponsel kamu dulu untuk menambal kekurangannya.

Hal ini sangat cocok bagi kalian yang sedang berusaha untuk berhenti merokok demi alasan kesehatan atau mengurangi pengeluaran.

Berhenti merokok dengan cara seperti ini tentu lebih mudah rasanya, sebab kamu punya insentif dengan dapat membeli iPhone 11 Pro Max melalui usaha kamu untuk berhenti merokok.

Usaha kamu akan terbayar nantinya, dan iPhone 11 Pro ini bisa dijadikan sebagai reward untuk kamu yang telah berjuang melepas kebiasaan merokok.

Ketiga simulasi ini didasarkan pada berbagai asumsi. Kalau tingkat pendapatan kamu lebih dari Rp6 juta tentu waktu yang dibutuhkan jadi lebih sedikit. Kalau lebih rendah, berarti waktu yang kamu butuhkan akan lebih lama.

Kami juga mengasumsikan target iPhone yang dibeli adalah iPhone 11 Pro Max dengan harga tertinggi, dengan seri iPhone 11 yang lebih murah tentu uang kamu akan lebih cepat terpenuhi.

Mungkin bagi sebagian orang, cara ini memakan waktu terlalu lama. Memakan waktu kurang lebih setahun untuk memiliki iPhone 11 Pro Max? Kelamaan lah.

Namun, cara ini mungkin bisa kamu terapkan mulai sekarang untuk menabung membeli iPhone 12 yang akan dirilis oleh Apple pada tahun 2020. Sehingga ketika iPhone 12 dirilis, kamu dapat langsung membelinya melalui strategi yang diterapkan secara disiplin hingga tahun depan.

Ketiga alternatif tersebut jauh lebih baik daripada harus mengajukan cicilan kredit, sebab cicilan kredit konsumsi tanpa agunan punya beban bunga kredit yang relatif tinggi. Berhentilah berutang untuk sesuatu yang bukan kebutuhan prioritas!

Ketiga pilihan tersebut juga jauh lebih baik ketimbang harus meminta uang orang tua atau orang lain untuk dibelikan ponsel terbaru, kita harus bisa membuktikan bahwa kita bisa berjuang untuk mencapai sesuatu dengan upaya kita sendiri.

Buktikan bahwa kita telah naik level, dan kita berhak menikmati hasil jerih payah kita sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *